oleh

Kelompok Muda : Bisnis Kopi Berorientasi Hulu Hilir Yang Ramah Lingkungan

-Inspirasi-219 views

Lampung merupakan daerah penghasil kopi robusta yang sangat produktif. Kondisi ini di buktikan dengan banyaknya masyarakat bertani kopi di wilayah Lampung dengan jenis Robusta. Kelimpahan produksi biji kopi dengan beragam kualitas telah menggelitik peran anak-anak muda yang berfokus pada usaha kopi Lampung.  Lampung terkenal sebagai penghasil kopi, namun demikian budaya ngopi di masyarakat Lampung masih sangat rendah.

Gubernur Lampung  Arinal Djunaidi di awal jabatannya,23 Oktober 2019 mengeluarkan surat himbauan agar masyarakat Lampung melakukan kegiatan ngopi setiap hari Jumat, hal ini merupakan salah satu upaya untuk meggalakkan konsumsi kopi di tingkat masyarkat dan aparat pemerintah. Besarnya potensi pasar  kopi di daerah Lampung  memicu hadirnya berbagai  usaha kedai dan cafe di berbagai daerah di Lampung. Saat ini ngopi cantik dan kongko-kongko di kedai kopi dan cafe menjadi budaya baru bagi kaum melenial di Lampung, menjadi sarana bersosialisasi.

Beragam kualitas dan olahan kopi menjadi tantangan baru bagi anak-anak  muda di Lampung  yang sudah menggeluti pengolahan kopi hingga pemasarannya. Para penggiat kopi ini dikalangan anak muda penggemar kopi sudah sangat dikenal karena komitmennya dalam pengembangan usaha kopi di Lampung. Kelompok muda penggemar kopi Lampung ini menggeluti pengolahan secara bersama hingga memasarkan produk kopinya keberbagai konsumen, salah satunya menyasar pada kedai kopi dan cafe di Lampung.

Hal menarik yang di lakukan oleh kelompok muda dalam usaha kopinya adalah mensinergikan kemitraan dengan para petani kopi yang memproduksi biji kopi di perkebunan. Pola pemeliharaan kopi oleh petani pun tak luput menjadi perhatian dan pembinaan dari kelompok muda untuk menghasilkan kualitas petik kopi yang baik (petik merah) hingga penjemuran dan penggarangan kopinya. Pengembangan pola usaha yang berorientasi hulu hilir ini memberikan manfaat bersama antara petani dan para produsen bubuk kopi seperti kelompok muda, sisi positif lainnya adalah meningkatnya kesadaran petani untuk mengembangkan kebun kopi yang ramah lingkungan dengan  pola budidaya yang tidak merusak dan mendukung kegiatan konservasi hutan.

Pengembangan usaha kopi yag dilakukan oleh kelompok muda menjadi cerminan bahwa kedepan usaha perkebunan harus dapat memberikan manfaat bersama antar petani dan pengusaha serta dapat menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Mempromosikan asal usul kopi dan cara memproduksinya akan meningkatkan kesadaran masyakat untuk menghargai hasil produksi kopi yang diwujudkan dengan penghargaan yang memadai, tentunya dengan kualitas kopi yang baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *